Rabu, 26 Oktober 2016

Sebuah ilustrasi

Malam itu hujan turus deras di Jakarta. Diperumahan asri dan teduh itu kebanyakan penghuninya telah lelap memeluk selimut hangat. Sampai satu keluarga terbangun karena  bunyi "keretek" dirumah mereka. Ternyata air masuk! Sangat cepat. Ayah berputra dua usia 40 itu sigap meminta istri dan kedua anaknya segera keluar rumah. Sementara dia bermaksud keluar belakangan untuk memastikan semua terkunci baik.

Tapi apa dikata ayah belia, sehat walafiat yang sedang berusaha itu tidak pernah keluar lg dr rumah yang tertimpa banjir bandang, dan malam itu juga kembali kepelukan penciptaNya yang tercinta. Istri dan anak-anak harus merelakan semua terjadi begitu tiba-tiba. Tanpa sakit dan tanda apapun!

Ditengah kegelapan malam dalam hidup mereka, perusahaan asuransi membayar claim santunan untuk mereka lebih dari 2.5 Milyar. Dari polis asuransi yang dipersiapkan almarhum yang sangat mencintai keluargamya.

Dana yang membantu perbaikan bangunan yang tertimpa longsor agak dapat dihuni kembali sebagai "rumah". Melunasi pinjaman ekspansi usaha dan sebagian disimpan untuk kuliah anak-anak kelak.

Sang ibu yang hanya ibu rumah tangga tidak sebatang kara karena agen asuransinya segera mengajaknya berbisnis menjalankan wirausaha didunia asuransi. Walau tidak mudah tapi secepatnya beliau mendapatkan pertolongan dan kesempatan bekerja dimasa krisis hidupnya dan krisis ekonomi global.

Kenapa harus asuransi FWD ?

1. FWD asuransi berbasis digital, setiap pendaftaran melalui online, cuma butuh 5 menit saja  utk permohonan polis anda  disetujui dan dikirim melalui email, berbeda  dengan asuransi lain yang persetujuan  polisnya makan waktu rata-rata 14 hari kerja.

2. Pelayanan serba online.

3. Biaya akusisi cuma 4 tahun.

4. Nasabah bisa mengecek status polis secara real time melalui layanan custumer online di website FWD

5. Uang pertanggungan sampai 1 M , tanpa medical check up, untuk semua jenis kecelakaan dan bencana alam, paket terlengkap, premi murah, klaim mudah dan cepat !

"Asuransi dibuat bukan karena manusia pasti meninggal, tapi karna ada orang tercinta yang harus terus hidup " , FWD Asuransi jiwa basis digital online pertama di indonesia, paket terlengkap, premi murah, up sampai 1 M, tanpa medical check up, untuk semua jenis kecelakaan dan bencana alam,  klaim mudah dan cepat

https://goo.gl/25JoHL  www.rjvstore.blogspot.com
WA romi 08111774307

Siapkah anda ?

Income / penghasilan seseorang biasanya digunakan untuk membayar biaya rumah tangga, membayar cicilan, investasi dan proteksi. Bila Anda menganggap income atau penghasilan Anda penting, maka Anda perlu mengetahui masuk dalam kategori manakah sumber income Anda saat ini.

Ada 3 macam jenis penghasilan:

1. Super active income yakni memerlukan seseorang untuk terus menerus aktif bekerja untuk dapat menghasilkan income ini. Contohnya adalah dokter dan notaris yang baru bisa mendapatkan income jika melakukan praktek dokter atau memberikan jasa hukumnya. Biasanya masuk dalam kategori ini adalah kalangan profesional dan karyawan.

2. Active Income. Dalam kategori ini tidak memerlukan keterlibatan 100% penuh dari seseorang, artinya beberapa tugas pekerjaan dapat didelegasikan ke orang lain namun tetap tugas-tugas penting dan vital dipegang oleh orang ini. Termasuk ke dalam golongan ini adalah para pemilik UKM dan pengusaha skala kecil dan menengah.

3. Passive income adalah penghasilan yang didapat walaupun seseorang tidak bekerja. Di dalam kategori ini ada sistem yang bekerja sehingga seseorang akan tetap mendapatkan income meskipun dia tidak melakukan pekerjaannya secara aktif. Termasuk ke dalam golongan ini adalah income yang bersumber dari bunga deposito, deviden saham, royalti dsb.

Income anda termasuk jenis income yang mana?
Seorang dokter adalah profesi yang bisa menghasilkan income yang besar namun lebih rawan ketimbang karyawan. Jika karyawan sakit dan tidak masuk kerja masih mendapatkan gaji tetap namun seorang dokter jika tidak praktek maka tidak ada income yang masuk. Karena itulah income dari berpraktek sebagai dokter dimasukkan dalam kategori Super Active Income.

Jika memang income Anda sangat penting, apakah menurut Anda income tersebut perlu dilindungi?

Jika Anda kehilangan income, bagaimana cara Anda membayar semua tagihan, membayar kebutuhan rumah tangga, membayar cicilan bank dll ?
Apa saja yang bisa membuat income hilang?

Ada 5 resiko kehidupan yang bisa mengakibatkan hilangnya income seseorang baik itu sementara ataupun permanen, yaitu:

Sakit kritis
Cacat
Kecelakaan
Tua
Meninggal

Jika terjadi resiko sakit kritis, cacat atau meninggal dunia, maka saat itu super active income kita akan BERHENTI. Pada saat itulah saat TERPENTING kita untuk mendapatkan passive income. Saat dimana Anda PALING memerlukan PASSIVE INCOME adalah saat dimana SUPER ACTIVEINCOME anda BERHENTI.
Ada 2 cara untuk memiliki passive income yakni:

Build the passive income yakni dengan cara membeli aset, membeli saham, property untuk disewakan. Dibutuhkan modal yang besar dan waktu yang lama untuk membangun passive income dengan cara ini.
Create the passive income yakni dengan memiliki produk asuransi. Jika terjadi resiko sakit kritis, cacat tetap atau meninggal, maka tersedia passive income secara instant, simple dan mudah.
Anda mungkin tidak membutuhkan Asuransi namun Anda memerlukan passive income di saat super active income Anda berhenti tiba-tiba karena resiko kehidupan yang tidak dapat Anda duga KAPAN datangnya. Karena apapun yang terjadi, income Anda ada ataupun tidak, biaya kehidupan
keluarga Anda akan dan harus terus berjalan.
Tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda sendiri

“What would happen to your family if suddenly you loss your income?”
Berapakah passive income yang perlu dimiliki untuk memproteksi penghasilan Anda?

Hubungi Financial Consultan FWD
Nama: Romy Emerson
No HP: 08111774307
https://goo.gl/25JoHL